Minggu, 14 Maret 2010

4.terpojoknya masyarakat kalangan bawah!!

Di indonesia saat ini segala perkembangan dalam bidang pembanguna semakin pesat apalagi bagi orang - orang yang mempunyai wawasan dan pendidikan yang cukup tinggi karena dapat membuka jalan bagi mereka untuk memperluas atau mengembangkanb bakat untuk mencari kebutuhan sehari - hari bagi mereka.


Namun disamping itu juga masih banyak orang ynag sangat kurang pengetahuan.Sehingga mereka tidak tahu lagi bagaimana mencukupi kebutuhan mereka.Dan pada akhirnya merekapun berfikiran pendek sehingga membuka jalan pikiran yang tidak baik demi mendapatkan hasil untuk mencukupi kebuuhan hidup mereka.Contohnya saja banya orang yang tidak punya pekerjaan dan pada akhirnya mereka mengambil jalan untuk mencuri dan yang lebih parah lagi,saat saat ini banyak sekali orang tua yang tega menjual anak kandungnya sendiri demi mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Padahal masih banyak pekerjaan yang halal bagi mereka untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.Mungkin karena sudah kehabisancara untuk mendapatkan hasil ,mungkin karena sudah di kuasai oleh orang - orang yang mempunyai ilmu pengetahuan maka semakin terpojoknya masyarakat kalangan bawah untuk mendapatkan hak mereka untuk mencukupi kebutuhan hidup.

3.globalisasi dan pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat indonesia

Zaman globalisasi di indonesia ini sangat berkembang ,apalagi dalamm bidang teknologi yang sangat modern,membuat orangv untuk berkomunikasi atau melakukan segala aktifitas bisa dengan cara modern,tidak perlu lagi jauh - jauh untukmelakukan aktifitasnya.Contohnya saja dalam teknologi internet orang bisa mencari info atau sesuatu melalui jaringan internet.Jadi tidak perlu repot untuk berusaha atau mempromosikan keliling.Jadi globalisasi sekarang apat mempermudah masyarakat indonesia melakukan segala pekerjaan.


Tetapi di samping itu juga globalisasi yang sangat pesat ini bisa menyusahkan bagi norang - orang yang kurang ilmu pengetahuan tentang kemajuan jaman.Mereka akan sangat tertinggal dan tidak mengerti apa - apa.Jadi kasihan bagi orang - orang yang kirang tahu tentang kemajuan jaman karena dapat menghambat pencarian mereka dalam mencukupi kebutuhan hidupnya.Dari dua hal tersebut tetap saja perkembangan globalisasi di indonesia membawa pengaruh yang lebuh baik.

Bhinneka Tunggal Ika

Bhinneka Tunggal Ika

Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Bhinneka Tunggal Ika adalah motto atau semboyan Indonesia. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuna dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.

Kalimat ini merupakan kutipan dari sebuah kakawin Jawa Kuna yaitu kakawin Sutasoma, karangan Mpu Tantular semasa kerajaan Majapahit sekitar abad ke-14.

Kakawin ini istimewa karena mengajarkan toleransi antara umat Hindu Siwa dengan umat Buddha.

Kutipan ini berasal dari pupuh 139, bait 5. Bait ini secara lengkap seperti di bawah ini:

Rwāneka dhātu winuwus Buddha Wiswa,

Bhinnêki rakwa ring apan kena parwanosen,

Mangka ng Jinatwa kalawan Śiwatatwa tunggal,

Bhinnêka tunggal ika tan hana dharma mangrwa.

Terjemahan:

  • Konon Buddha dan Siwa merupakan dua zat yang berbeda.
  • Mereka memang berbeda, tetapi bagaimanakah bisa dikenali?
  • Sebab kebenaran Jina (Buddha) dan Siwa adalah tunggal
  • Terpecah belahlah itu, tetapi satu jualah itu. Tidak ada kerancuan dalam kebenaran.

Bhinneka Tunggal Ika adalah motto atau semboyan Indonesia. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuna dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.

Kalimat ini merupakan kutipan dari sebuah kakawin Jawa Kuna yaitu kakawin Sutasoma, karangan Mpu Tantular semasa kerajaan Majapahit sekitar abad ke-14.

Kakawin ini istimewa karena mengajarkan toleransi antara umat Hindu Siwa dengan umat Buddha.

Kutipan ini berasal dari pupuh 139, bait 5. Bait ini secara lengkap seperti di bawah ini:

   Rwāneka dhātu winuwus Buddha Wiswa,
   Bhinnêki rakwa ring apan kena parwanosen,
   Mangka ng Jinatwa kalawan Śiwatatwa tunggal,
   Bhinnêka tunggal ika tan hana dharma mangrwa.

Terjemahan:

   * Konon Buddha dan Siwa merupakan dua zat yang berbeda.
   * Mereka memang berbeda, tetapi bagaimanakah bisa dikenali?
   * Sebab kebenaran Jina (Buddha) dan Siwa adalah tunggal
   * berbeda-beda tetapi tetap satu jua, tak ada hukum yang mendua

http://id.wikipedia.org/wiki/Bhinneka_Tunggal_Ika

Globalisasi dan Dampaknya Bagi Masyarakat

GLOBALISASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEKERJA

Istilah globalisasi sering kita dengar dan baca melalui berbagai mass media. Namun berapa banyak diantara kita yang mengetahui arti sebenarnya? Globalisasi dalam pengertian umun adalah suatu proses intensif yang menghubungkan perekonomian antar negara diseluruh dunia tanpa batasan apapun. Ini berarti para pemilik modal dapat membuka usaha dimanapun ia suka tanpa batasan apapun.

Aktifitas globalisasi ini dapat berupa paham/gagasan dasar Neoliberalisme yaitu sebuah gagasan yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi hanya akan bekerja optimal jika lalu lintas ekonomi global (barang, jasa maupun modal) didasari sepenuhnya oleh prinsip ”pasar bebas” (self regulation market). Peran negara harus diminimize/dikurangi dalam urusan ekonomi atau dengan kata lain negara harus tunduk kepada pasar.

Berikut beberapa aktor utama globalisasi:

  1. Bank Dunia (World Bank)

Didirikan pada tahun 1944 dengan tujuan utama meminjamkan uang dengan bunga yang berlaku di pasaran untuk keperluan pembangunan dan investasi proyek negara-negara berkembang dengan pendapatan perkapita yang relatif tinggi. Pnjaman diberikan kepada pemerintah atau proyek yg dijamin oleh pemerintah.

  1. IMF (international Monetary Fund/Dana Moneter Internasional)

Didirikan pada tahun 1944 dengan tujuan untuk menjaga sistem moneter internasional dengan cara mengembangkan harga tetap, membebaskan hambatan dalam perdagangan, pengembangan perdagangan multilateral dan mempromosikan perdagangan dan investasi dunia.

  1. ADB (Asian Development Bank/ Bank Pembangunan Asia)

Berdiri pada tahun 1966 dengan tujuan untuk meningkatkan proses pembangunan sosial ekonomi di kawasan asia pasifik. Sumber keuangan berasal dari negara anggota.

  1. CGI (Consultative Group on Indonesia/ Kelompok konsultatif untuk Indonesia)

Adalah konsorsium negara dan lembaga pemberi hutang ke Indonesia yg diketuai oleh Bank Dunia. Kendati CGI sudah tidak lagi berperan efektif, namun sisa-sisa persoalan masih sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat Indonesia.

  1. IFC (International Finance Corporation/ Lembaga Keuangan Internasional).

Berdiri tahun 1966 bertujuan untuk membangun bisnis swasta di negara berkembang. Pinjaman ditujukan untuk bisnis swasta dengan sumber dana berasal dari anggota yang menjaminkan obligasinya di pasar modal internasional. Sampai tahun 1994, pembiayaan, pinjaman dan investasi IFC diseluruh dunia telah mencapai U$ 2.5 Miliar.

Dalam menjalankan aksinya aktor-aktor globalisasi tersebut terus mendekati negar-negara berkembang yang mengalami krisi ekonomi. Mereka menawarkan bantuan dan pinjaman dengan syarat-syarat tertentu (letter of Intent- LoI). Berikut adalah resep-resep yg ditawarkan oleh aktor globalisasi untuk kreditor agar mendapatkan hutang:

v Liberalisasi

o Intervensi pemerintah dalam bidang ekonomi harus dihilangkan karena akan mendistorsi peran pasar.

o Pembukaan kesempatan seluas-luasnya bagi investasi asing dalam perekonomian negara (termasuk eknomi yg dikuasai oleh negara).

o Negara wajib memfasilitasi kelancaran arus masuk investasi asing dengan jaminan fasilitas yg luas dan longgar.

v Privatisasi

o Percepatan pemindahan kepemilikan aset-aset ekonomi milik negara ke tangan swasta.

o Pemindah tanganan aset-aset ekonomi milik negara ke tangan investor asing tersebut termasuk aset-aset ekonomi yg seharusnya dikuasai oleh negara seperti BUMN/BUMD yg bergerak di bidang keuangan, telekomunikasi, pertambangan, pupuk dan usaha-usaha strategis lainnya.

v Diregulasi

o Pengurangan peran pemerintah dan penyediaan fasilitas dan regulasi yg pro pasar, termasuk didalamnya diregulasi terhadap UU Ketenagakerjaan (UU No 13/2003, UU No 2/2004, UU 21/2000)

Namun semua resep yang ditawarkan para aktor globalisasi tersebut di atas yg bersifat generik seperti : meningkatkan pajak, meningkatkan suku bunga, memangkas anggaran publik (kesehatan/pendidikan), mengurangi subsidi BBM, memangkas subsidi pupuk dan mengurangi tunjangan sosial bagi rakyat, liberalisasi finansial dan pasar keuangan, menggenjot investasi asing dengan fasilitas khusus (tax holiday, bebas bea masuk) serta mendorong privatisasi seluas-luasnya terbukti telah gagal untuk memulihkan kondisi krisis ekonomi negara-negara kreditor termasuk Indonesia. Tingginya jumlah pengangguran dan angka kemiskinan yg terus meningkat dari tahun ke tahun merupakan bukti nyata kegagalan tersebut.

Sebelum krisis tahun 1997, kondisi hutang Indonesia sudah mencapai 30% dari PDB dan saat krisis rasio hutang membengkak hingga 128%. Lembaga Keuangan Internasional pernah mencatat bahwa hutang LN Indonesia pada tahun 2004 sudah mencapai angka U$ 77,1 miliar dollar sementara hutang domestik sebesar U$ 68,9 miliar dollar. Pembayaran cicilan hutang telah mengambil porsi 52% dari total penerimaan pajak yg dibayarkan oleh rakyat sebesar Rp 219,4 T. INFID pernah menghitung secara kasar bahwa Indonesia harus menyisihkan U$ 2,5 Juta dollar tiap harinya untuk membayar bunga utang kepada negara-negara donor dan lembaga keuangan internasional (WB & IMF).

Jadi keuangan negara ini telah dibuat bangkrut melalui ketergantungan dalam bidang keuangan, sehingga kita kehilangan kedaulatan dan kemandirian dalam mengatur diri sendiri. Alokasi APBN untuk pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan rakyat telah dipangkas dan dikalahkan oleh kepentingan negara untuk membayar hutang. Anggaran yang semestinya untuk memerangi kemiskinan telah habis dikuras untuk membayar cicilan utang yg menurut data Koalisi Anti Utang (KAU) pada tahun 2006 mencapai angka Rp 69,8 Triliun. Uang sebanyak itu mesthinya dapat memenuhi anggaran 20% pendidikan dan kesehatan. Dalam APBN-P 2006, pos anggaran untuk kehidupan rakyat jumlahnya hanya Rp 3,7 T, bencana alam Rp 1.8 T dan fungsi lingkungan hidup Rp 4.4T.

Meski agak lambat pemerintah akhirnya menyadari bahwa harus ada alternatif lain untuk mendanai pembangunan dan mengurangi beban utang. 5 oktober 2006, negara memgembalikan seluruh dana pingjaman berjaga-jaga (stand by loan) IMF sebesar U$ 3.1 miliar ditambah bunga 1 kali pembayaran dan totalnya menjadi U$ 3.2 miliar dollar. Sebelumnya Juni 2005, negara sudah mengembalikan utang sebesar U$3.7M dollar. Pengembalian tersebut dengan mempertimbangkan kecukupan cadangan dana devisa. Sept 2006 cadangan devisa negara mencapai U$ 42,35 miliar dollar dan meningkat pada tahun 2007 hingga U$43 miliar dollar.

Keputusan mempercepat pelunasan hutang terhadap IMF dan membubarkan CGI sangat tepat secara politik dan ekonomi. Hutang IMF yg disertai letter of intent, telah menjerumuskan indonesia ke dalam jurang liberalisasi ekonomi yg menjajah dan memiskinkan rakyat. Tercercermin dari peningkatan kebangkrutan usaha, kehancuran perbankan nasional, peningkatan pengangguran, serta peningkatan hutang luar negri selama lima tahun terakhir.

Globalisasi telah menimbulkan dampak yang luas terhadap nasib jutaan pekerja/buruh di Indonesia. Upah dan kondisi kesejahteraan buruh yg terus turun sebagai akibat dari pola kebijakan pembangunan yg sepenuhnya telah menggantungkan diri pada kebijakan ekonomi politik neoliberal. Rendahnya kualitas SDM pekerja/buruh sebagai akibat rendahnya upah dan ketiadaan komitmen dari pelaku usaha dan pemerintah untuk meningkatkan keterampilan dan kualitas SDM pekerja.

Ketidakpastian masa depan pekerja/buruh yg diakibatkan oleh maraknya praktek outsourcing, kerja kontrak dan sejenisnya berdampak kian lemahnya ikatan emosional dan perjuangan nasib pekerja dalam konteks gerakan SP/SB.



http://agussr.wordpress.com/2009/01/03/8/

Senin, 15 Februari 2010

Kebuayaan asli daerah ku ?

Saya berasal dari jawa barat,maka saya ingin menceritakan kebudayaan apa saja yang ada di jawa barat,walaupun saya tidak terlalu banyak tentang kebudayaan di daerah saya.Jawa barat termasuk propinsi yang sebagian besar orangnya ahli berbahasa sunda,walaupun bahasa sunda ada 2 macam yaitu yang halus dan kasar,maka dari itu jawa barat disebut kota parahyangan,walaupun kota parayangan identik dengan kota kembang yaitu kota bandung.Di jawa barat juga mempunyai berbagai macam budaya yaitu budaya dari seni tari.seni Tari dari jawa barat yaitu tari jaipong,yang di iringi musik dengan alat musik tradisional utamanya gendang,dan penyanyinya disebut sinden,serta para penarinya disebut ronggeng ataujuga sinden.


selain itu juga dari alat musik jawa barat yang sudah terkenal juga di sebut angklung yang terbuat dari bambudan cara memainkannya di goyangkan ke kiri atau ke kanan,tetapitidak asal di goyang harus punya aturan tertentu agar terdengar bermelodi.


Dan kebudayaan terakhir dari jawa barat adalan kebudayaan seni dari lagu atau musik.Jika bicara tentang lagu,lagu bubuy bulan sudah tidak asing lagi terdengar,sudah pasti berasal dari jawa barat.Tidak hanya itu tetapi masih banyak lagi seperti mojang priangan,tokecang dan lain - lain.


ternyata masih ada lagi kebudayaan asli darah jawa barat yaitu wayang golek.Wayang golek terbuat dari kayu dan yang memainkannya di namakan dalang,wayang golek juga di iringi dengan musikasli sunda.Dalam wayang golek selalu menceritakan kejadian dahulu dan kejadian para dewa.Nama - nama dari wayang golek juga sangat unik - unik di antaranya,Arjuna,atikarna, dan ada juga peran yang lucu yang bernama Cepot dan gareng yang sudah tidak asing lagi terdengar.mungkin masih banyak lagi budaya di daerah saya,tapi mungkin saya tidak terlalu tahu.Itulah kebudayaan asli daerah jawa barat yang saya ketahui.

Mengapa aku jarus banggsa sebagai bangsa indonesia?

Sebagai bangsa indonesia asli,haruslah kita bangga terhadap bangsa kita.Banyak sekali yang harus kita bangga menjadi bangsa indonesia,di antaranya kita dilahirkan dan di besarkan di bangsa ini.Selain itu juga di lihat dari sisi letak bangsa kita sangat strategis yaitu indonesia di apit oleh 2 benua dan 2 samudra.Masih banyak lagi mengapa kita harus bangga sebagai bangsa indonesia.


Selain itu juga dari segi seni budaya,pendidikan,sosial,dan juga dari segi agama dan suku memang kita pantas serta wajib bangga sebagai bangsa indonesia.Contohnya dari segi seni dan budaya.Di indonesia banyak sekali seni - seni budaya yang di ciptakan dari berbagai daerah di indonesia,Tidak hanya pada seni tari ataupun seni budaya pakaian saja,tetapi berbagai macam seni dari alat - alat musik tradisional yang sangat terkenal di mata dunia.


Jika dari segi pendidikan dan sistem pemerintahan indonesia itu sangat unik dan menarik,karena indonesia berpedoman kepada pancasila yang menceritakan kehidupan manusia sehari - hari.Karena dari keLima isi pancasila tersebut terdapat masalah gama,politik,sosial,rasa kemanusiaan dan sebagainya.Maka dari itu pancasila disebut sebagai idiologi tertinggi bangsa indonesia.


Dan jika dipandang dari segi agama dan suku di indonesialah terdapat bermacam - macam agama dari mulai islam,hindu,budha,kristen mereka saling bersatu untuk memajkan bangsa ini.Apalagi dari segi suku,hanya di indonesia terdapat bermacam - macam suku dan ras,dari mulai suku dayak,suku ambon,suku minang kabau,suku batak dan lain - lain.maka dari itu kita punya alasan kuat mengapa harus bangga sebagai bangsa indonesia.

Minggu, 10 Januari 2010

Ingin Menghasilkan Produk Daur Ulang Sampah Plastik Layak Jual

Ingin Menghasilkan Produk Daur Ulang Sampah Plastik Layak Jual

Siti Fatimah, ibu rumah tangga RT 06 RW 08 Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, ialah satu diantara ibu-ibu yang ikut mendampingi anak-anaknya belajar bersama di Sanggar Kelompok Belajar Anak stren Kali Surabaya Gunungsari II, Minggu (20/12) pagi. Dua anak dan dua keponakan Fatimah ikut belajar bersama di sanggar itu. Tapi, apa yang dilakukan Fatimah berbeda dengan ibu-ibu lainnya. Di tangan kiri Fatimah nampak memegang anyaman dari sampah plastik sedotan air mineral. Di tangan kanan Fatimah nampak memegang jarum dan benang untuk anyaman.


Ketika dikonfirmasi Tunas Hijau tentang aktivitas yang sedang dilakukannya sambil menunggu anak dan keponakannya belajar bersama, Fatimah mengaku sedang menyelesaikan daur ulang sampah plastik sedotan air mineral menjadi anyaman. “Rencananya untuk taplak meja rumah,” kata Fatimah sambil menunjukkan anyaman yang telah dibuatnya. Fatimah juga nampak membawa dompet dari daur ulang anyaman sampah plastik sedotan besar berwarna merah. Dompet itu digunakan untuk menyimpan uang dan benda-benda lain seperti layaknya dompet kebanyakan ibu-ibu.

Fatimah ingin kemampuannya mendaur ulang sampah plastik itu tidak hanya untuk ketrampilan saja. “Saya tidak ingin sekedar bisa ketrampilan mendaur ulang sampah plastik jenis bungkus mi instan dan sedotan seperti ini saja. Saya juga ingin bisa menambah nafkah keluarga dari barang-barang daur ulang sampah plastik yang saya hasilkan,” kata Siti Fatimah sambil menunjukkan dompet daur ulang yang sudah jadi. “Tapi kalau dompet ini masih belum layak dijual, Mas. Bahan yang digunakan masih perlu diseleksi biar layak jual,” kata Siti Fatimah pada Tunas Hijau.

Sejak mendapat pelatihan daur ulang plastik seminggu sebelumnya, Fatimah mengaku banyak memanfaatkan waktu kosongnya di rumah untuk mengasah kemampuan daur ulang sampah plastik. “Biasanya setelah selesai memasak dan menuggu anak-anak pulang sekolah, saya melanjutkan aktivitas daur ulang yang saya dapat dari pelatihan daur ulang seminggu sebelumnya di Balai RT 6 RW 8,” kata ibu dari Afif Hadi Saputra, 8, yang tergolong aktif mengikuti belajar bersama di sanggar.